Category: Latest News

Daya beli rumah seharga Rp 200 jutaan di Serang dinilai masih besar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang membolehkan kredit pemilikan rumah (KPR) tanpa down payment menjadi angin segar bagi pasar properti khususnya di segmen rumah menengah. Pasalnya belum lama ini BI memutuskan untuk melonggarkan rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100%. Itu artinya, konsumen bisa KPR tanpa bayar DP.

Aturan ini mendapat respon positif dari para pengembang, karena kebijakan ini dapat menjadi solusi kepada konsumen segmen menengah, terutama rumah di harga Rp200 jutaan yang sangat terjangkau, yang rata-rata membeli rumah pertamanya.

Sebab menurut Project Manager CitraLand Puri Serang, Georgius Pranayogi, salah satu kendala konsumen di segmen ini adalah besarnya DP yang harus dibayar di awal. Sementara dalam kondisi seperti ini mereka harus punya dana darurat. Tetapi kemampuan mencicil mereka tidak diragukan.

Apalagi di Serang, Banten dimana rumah di harga Rp200 jutaan pasarnya sangat besar yang sebagian besar ada aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, dan pengusaha menengah. Rata-rata usai mereka antara 25 – 40 tahun dan belum memiliki rumah pertama.

"Secara umum situasi pasar perumahan terutama rumah harga Rp 200 jutaan masih luar biasa. Ini terlihat dari pencapaian CitraLand Puri Serang di tahun 2020 yang melampaui target penjualan. Penjualan masih didominasi rumah harga Rp200 jutaan, sebesar 65%,” kata Pranayogi dalam keterangan resminya, Rabu (24/2). 

Oleh karena itu, ungkapnya, CitraLand Puri Serang optimis pasar hunian dengan harga terjangkau masih bagus tahun 2021. Dilihat dari animo masyarakat yang banyak kunjungan untuk cek lokasi by appointment ataupun yang datang ke kantor marketing gallery dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Diakui Pranayogi, berbeda sebelum pandemi, sekarang ini konsumen lebih selektif  dalam membeli rumah. Mereka cenderung melihat bukti apakah pembangunan dari proyek tersebut tetap berjalan atau tidak, serta fasilitas-fasilitas apa saja yang tersedia.

“Kami bersyukur, pembangunan CitraLand Puri Serang berlangsung sesuai target. Serah terima rumah tepat waktu, bahkan sebagian besar bisa percepatan serah terima. Untuk fasilitas umum Urban Park di Cluster Indiana akan selesai dengan lapangan basket 3x3 standar internasional dan tempat untuk bersosialisasi antar penghuni,” jelasnya.

https://industri.kontan.co.id/news/daya-beli-rumah-seharga-rp-200-jutaan-di-serang-dinilai-masih-besar

Read more

Daya Beli Rumah Rp200 Jutaan di Serang Masih Besar

Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang membolehkan kredit pemilikan rumah (KPR) tanpa down payment alias DP 0 persen menjadi angin segar bagi pasar properti khususnya di segmen rumah menengah.

SERANG, KORIDOR – Belum lama ini BI memutuskan untuk melonggarkan rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen. Itu artinya, konsumen bisa KPR tanpa bayar DP. Aturan ini mendapat respon positif dari para pengembang, karena kebijakan ini dapat menjadi solusi kepada konsumen segmen menengah, terutama rumah di harga Rp200 jutaan yang sangat terjangkau, yang rata-rata membeli rumah pertamanya.

Sebab menurut Project Manager CitraLand Puri Serang, Georgius Pranayogi, salah satu kendala konsumen di segmen ini adalah besarnya DP yang harus dibayar di awal. Sementara dalam kondisi seperti ini mereka harus punya dana darurat. Tapi kalau kemampuan mencicil mereka tidak diragukan.

Apalagi di Serang, Banten dimana rumah di harga Rp200 jutaan pasarnya sangat besar yang sebagian besar ada aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, dan pengusaha menengah. Rata-rata usai mereka antara 25 – 40 tahun dan belum memiliki rumah pertama.

“Secara umum situasi pasar perumahan terutama rumah harga Rp 200 jutaan masih luar biasa. Ini terlihat dari pencapaian CitraLand Puri Serang di tahun 2020 yang melampaui target penjualan. Penjualan masih didominasi rumah harga Rp200 jutaan, sebesar 65 persen,” kata Pranayogi.

Karena itu, ungkapnya, di 2021 ini pihak optimis pasar hunian dengan harga terjangkau masih bagus. Dilihat dari animo masyarakat yang banyak kunjungan untuk cek lokasi by appointment ataupun yang datang ke kantor marketing gallery dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Diakui Pranayogi, berbeda sebelum pandemi, sekarang ini konsumen lebih selektif  dalam membeli rumah. Mereka cenderung melihat bukti apakah pembangunan dari proyek tersebut tetap berjalan atau tidak, serta fasilitas-fasilitas apa saja yang tersedia.

“Kami bersyukur, pembangunan CitraLand Puri Serang berlangsung sesuai target. Serah terima rumah tepat waktu, bahkan sebagian besar bisa percepatan serah terima. Untuk fasilitas umum Urban Park di Cluster Indiana akan selesai dengan lapangan basket 3×3 standart Internasional dan tempat untuk bersosialisasi antar penghuni,” jelasnya.

Lokasi CitraLand Puri Serang di Jl. Raya Lingkar Selatan, Ciracas terbilang sangat strategis untuk hunian. Sebab, selain sangat dekat dengan pusat Kota Serang, serta fasilitas kota lainnya, CitraLand Puri Serang juga dapat ditempuh hanya 10 menit dari pintu Tol Serang Timur dan pintu Tol Serang Barat.

Sementara itu Wisnu Head of Marketing CitraLand Puri Serang mengatakan,  selain menjual rumah harga Rp200 jutaan di Distrik Alila yang mendapat respon positif, saat ini pihaknya juga sedang memasarkan ruko di area komersil The Fest Lifestyle Avenue dengan tagline  Inspired by Europian Atmosphere. Area komersial ini mengusung konsep alfresco facade yang bernuansa Eropa.

Dengan luas bangunan 45 m2 dan luas tanah 67 m2 (tipe 45/67), kata Wisnu, ruko ini Dibandrol dengan harga hanya Rp600 jutaan dengan jumlah unit terbatas. Di area komersial ini memiliki pedestrian street, sehingga pengunjung bisa menelusuri koridor terbuka ini dengan nyaman, mengingatkan anda suasana romantis Eropa

“Untuk pembelian ruko di The Fest atau rumah Distrik Alila, kita berikan berbagai macam promo menarik, mulai dari cashback hingga puluhan juta rupiah, free biaya KPR sampai dengan Rp5 juta, AC dan e-money Rp2 juta,” kata Wisnu.

Lokasi The Fest Lifestyle Avenue sangat strategis untuk usaha karena berada di kawasan sudah  ramai dan dilintasi jalan tembus yang menghubungkan Jalan Lingkar Selatan dan Jl. Sepang, hingga potensi pembelinya cukup besar. Beberapa usaha yang cocok dibuka antara lain: kuliner, minimarket, toko kebutuhan sehari-hari, dan cafe.

https://www.koridor.online/daya-beli-rumah-rp200-jutaan-di-serang-masih-besar/

Read more

Daya Beli Rumah Rp200 Jutaan di Serang Masih Besar

SERANG-Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang membolehkan kredit pemilikan rumah (KPR) tanpa down payment alias DP 0 persen menjadi angin segar bagi pasar properti khususnya di segmen rumah menengah. Pasalnya belum lama ini BI memutuskan untuk melonggarkan rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen. Itu artinya, konsumen bisa KPR tanpa bayar DP.

Aturan ini mendapat respons positif dari para pengembang, karena kebijakan ini dapat menjadi solusi kepada konsumen segmen menengah, terutama rumah di harga Rp200 jutaan yang sangat terjangkau, yang rata-rata membeli rumah pertamanya.

Menurut Project Manager CitraLand Puri Serang Georgius Pranayogi, salah satu kendala konsumen di segmen ini adalah besarnya DP yang harus dibayar di awal. Sementara dalam kondisi seperti ini mereka harus punya dana darurat. Tapi kalau kemampuan mencicil mereka tidak diragukan.

Apalagi di Serang, rumah di harga Rp200 jutaan pasarnya sangat besar yang sebagian besar ada aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, dan pengusaha menengah. Rata-rata usai mereka antara 25 – 40 tahun dan belum memiliki rumah pertama.

“Secara umum situasi pasar perumahan terutama rumah harga Rp200 jutaan masih luar biasa. Ini terlihat dari pencapaian CitraLand Puri Serang di tahun 2020 yang melampaui target penjualan. Penjualan masih didominasi rumah harga Rp200 jutaan, sebesar 65 persen,” kata Pranayogi dalam keterangan resminya, Selasa (23/2).

Karena itu, ungkapnya, di 2021 ini pihak optimis pasar hunian dengan harga terjangkau masih bagus. Dilihat dari animo masyarakat yang banyak kunjungan untuk cek lokasi by appointment ataupun yang datang ke kantor marketing gallery dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Diakui Pranayogi, berbeda sebelum pandemi, sekarang ini konsumen lebih selektif  dalam membeli rumah. Mereka cenderung melihat bukti apakah pembangunan dari proyek tersebut tetap berjalan atau tidak, serta fasilitas-fasilitas apa saja yang tersedia.

“Kami bersyukur, pembangunan CitraLand Puri Serang berlangsung sesuai target. Serah terima rumah tepat waktu, bahkan sebagian besar bisa percepatan serah terima. Untuk fasilitas umum Urban Park di Cluster Indiana akan selesai dengan lapangan basket 3×3 standart Internasional dan tempat untuk bersosialisasi antar penghuni,” jelasnya.

Sementara itu, Wisnu Head of Marketing CitraLand Puri Serang mengatakan,  selain menjual rumah harga Rp200 jutaan di Distrik Alila yang mendapat respon positif, saat ini pihaknya juga sedang memasarkan ruko di area komersil The Fest Lifestyle Avenue dengan tagline  Inspired by Europian Atmosphere. Area komersial ini mengusung konsep alfresco facade yang bernuansa Eropa.

Dengan luas bangunan 45 m2 dan luas tanah 67 m2 (tipe 45/67), kata Wisnu, ruko ini Dibandrol dengan harga hanya Rp600 jutaan dengan jumlah unit terbatas. Di area komersial ini memiliki pedestrian street, sehingga pengunjung bisa menelusuri koridor terbuka ini dengan nyaman, mengingatkan anda suasana romantis Eropa

“Untuk pembelian ruko di The Fest atau rumah Distrik Alila, kita berikan berbagai macam promo menarik, mulai dari cashback hingga puluhan juta rupiah, free biaya KPR sampai dengan Rp5 juta, AC dan e-money Rp2 juta,” kata Wisnu.

Lokasi The Fest Lifestyle Avenue sangat strategis untuk usaha karena berada di kawasan sudah  ramai dan dilintasi jalan tembus yang menghubungkan Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Sepang, hingga potensi pembelinya cukup besar. Beberapa usaha yang cocok dibuka antara lain: kuliner, minimarket, toko kebutuhan sehari-hari, dan cafe. (aas)

https://www.radarbanten.co.id/daya-beli-rumah-rp200-jutaan-di-serang-masih-besar/

Read more

Aturan DP Nol Persen Bakal Dongkrak Penjualan Rumah Rp200 Jutaan

Aturan DP Nol Persen Bakal Dongkrak Penjualan Rumah Rp200 Jutaan Di Serang, Banten, pasar rumah harga Rp200 jutaan sangat besar yang sebagian besar ada ASN, karyawan swasta, dan pengusaha kelas menengah.

Bisnis.com, JAKARTA — Kebijakan Bank Indonesia yang membolehkan kredit pemilikan rumah tanpa down payment alias DP nol persen menjadi angin segar bagi pasar properti khususnya di segmen rumah menengah. Pasalnya, belum lama ini BI memutuskan untuk melonggarkan rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen. Itu artinya, konsumen bisa KPR tanpa membayar DP atau uang muka. Aturan ini mendapat respons positif dari pengembang karena kebijakan ini dapat menjadi solusi kepada konsumen segmen menengah, terutama rumah di harga Rp200 jutaan yang sangat terjangkau, yang rata-rata membeli rumah pertamanya.

Pasalnya, menurut Project Manager CitraLand Puri Serang Georgius Pranayogi, salah satu kendala konsumen di segmen ini adalah besarnya DP yang harus dibayar di awal. Sementara itu, dalam kondisi seperti ini mereka harus mempunyai dana darurat, tetapi kalau kemampuan mencicil mereka tidak diragukan. Apalagi di Serang, Banten, pasar rumah harga Rp200 jutaan sangat besar yang sebagian besar ada aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, dan pengusaha kelas menengah. Rata-rata usia mereka 25–40 tahun dan belum memiliki rumah pertama. “Secara umum situasi pasar perumahan terutama rumah harga Rp200 jutaan masih luar biasa. Ini terlihat dari pencapaian CitraLand Puri Serang pada tahun 2020 yang melampaui target penjualan. Penjualan masih didominasi rumah harga Rp200 jutaan sebesar 65 persen,” kata Pranayogi melalui siaran pers, Selasa (23/2/2021).

Oleh karena itu, Prayogi optimistis pada tahun ini pasar hunian dengan harga terjangkau masih bagus. Jika dilihat dari animo masyarakat yang banyak melakukan kunjungan untuk mengecek lokasi dengan perjanjian atau pun yang datang ke kantor marketing gallery dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Pranayogi menjelrakan berbeda sebelum pandemi, sekarang ini konsumen lebih selektif dalam membeli rumah. Mereka cenderung melihat bukti apakah pembangunan dari proyek tersebut tetap berjalan atau tidak, serta fasilitas-fasilitas apa saja yang tersedia. “Kami bersyukur, pembangunan CitraLand Puri Serang berlangsung sesuai target. Serah terima rumah tepat waktu, bahkan sebagian besar bisa percepatan serah terima. Untuk fasilitas umum Urban Park di Cluster Indiana akan selesai dengan lapangan basket 3 x 3 standar internasional dan tempat untuk bersosialisasi antar penghuni,” jelasnya. Prayogi mengeklaim lokasi CitraLand Puri Serang di Jl. Raya Lingkar Selatan, Ciracas terbilang sangat strategis untuk hunian sebab selain sangat dekat dengan pusat Kota Serang, serta fasilitas kota lainnya, CitraLand Puri Serang juga dapat ditempuh hanya 10 menit dari pintu Tol Serang Timur dan pintu Tol Serang Barat. Sementara itu, Wisnu Head of Marketing CitraLand Puri Serang mengatakan bahwa selain menjual rumah harga Rp200 jutaan di Distrik Alila yang mendapat respons positif, pihaknya juga sedang memasarkan ruko di area komersial The Fest Lifestyle Avenue dengan tagline Inspired by Europian Atmosphere. Area komersial ini mengusung konsep alfresco facade yang bernuansa Eropa. Dengan luas bangunan 45 meter persegi dan luas tanah 67 meter persegi (tipe 45/67), kata Wisnu, ruko ini dibanderol dengan harga hanya Rp600 jutaan dengan jumlah unit terbatas. Di area komersial ini memiliki pedestrian street sehingga pengunjung bisa menelusuri koridor terbuka ini dengan nyaman. “Untuk pembelian ruko di The Fest atau rumah Distrik Alila, kami berikan berbagai macam promo menarik, mulai dari cashback hingga puluhan juta rupiah, free biaya KPR sampai dengan Rp5 juta, AC dan e-Money Rp2 juta,” kata Wisnu.

https://ekonomi.bisnis.com/read/20210223/47/1359924/aturan-dp-nol-persen-bakal-dongkrak-penjualan-rumah-rp200-jutaan

Read more

Di Serang, Rumah Harga Kisaran Segini Diminati Pembeli

Bisnis.com, JAKARTA — Memasuki awal tahun 2021, pasar properti di segmen harga Rp500 juta hingga Rp1 miliar di Kota Serang, Banten menjanjikan harapan lebih baik.

Pasar perumahan kelas menengah harga di bawah Rp1 miliar mulai tumbuh. Pembelinya kebanyakan datang dari karyawan swasta, aparatur sipil negara, kaum profesional, dan wiraswasta (toko kelontong kebutuhan sehari-hari).

Menurut Project Manager CitraLand Puri Georgius Pranayogi, pada masa pandemi ini karyawan swasta dan ASN khususnya yang tidak ada pemotongan gaji, relatif memiliki kemampuan membeli rumah dengan skema KPR (kredit pemilikan rumah). Sebagian besar mereka masuk dalam golongan milenial (25–40 tahun).

Sementara itu, kalangan profesional (terutama dokter) dan wiraswasta yang merupakan nasabah perbankan lebih diprioritaskan mendapatkan fasilitas KPR dari perbankan. Untuk wiraswasta, tentunya yang sudah punya fisik usaha dengan kategori ‘sehat’.

“Kami bersyukur Kota Serang [Banten] seringnya berada di zona orange sehingga masyarakat masih dapat beraktivitas meski terbatas dengan protokoler kesehatan. Pada awal tahun ini penjualan rumah di CitraLand Puri Serang on target, sedikitnya kami sudah closing [menjual] 25 unit rumah pada bulan Januari 2021,” kata Pranayogi, Kamis (11/2/2021).

Oleh karena itu, dia optimisis marketing sales CitraLand Puri Serang tahun ini dapat tumbuh 10–20 persen dibandingkan dengan tahun lalu, apalagi kalau program vaksinasi Covid-19 sesuai target pemerintah.

Keyakinan Pranayogi ini dilandasi, di samping hingga saat ini masih merupakan perumahan kelas real estat terbaik di Kota Serang, juga karena brand Ciputra Group sebagai pengembang kredibel, huniannya sudah ramai dengan lingkungan berkualitas, serta pengembangan visi ke depan.

Perkembangan pembangunan kawasan CitraLand Puri Serang terus berjalan. Selain pembangunan rumah dan pertumbuhan tingkat hunian yang berkembang, tahun ini manajemen berencana merampungkan pembangunan Masjid Daarul Ayman.

Menurut Pranayogi, pasar perumahan menengah Serang di awal tahun ini cukup menjanjikan dan respons pasar sangat baik, terutama untuk pembelian hunian di CitraLand Puri Serang. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya industri, baik skala nasional maupun internasional di sekitar Kota Serang.

Pranayogi menyatakan, pasar rumah menengah yang sedang laris saat ini, terutama di CitraLand Puri Serang adalah rumah di kisaran harga Rp700 jutaan hingga Rp1 miliar dan siap huni atau ready stock. Oleh karena itulah, perumahan yang dibangun Ciputra Group menyediakan produk rumah siap huni tipe Redwood yang berada di Distrik Kayana.

“Tipe Redwood ready stock adalah rumah 2 lantai yang ditawarkan dalam 2 opsi, yaitu 3 kamar dengan luas tanah 75 m2, luas bangunan 51 m2, dan semi furnished, dijual di harga Rp779 juta. Ada pula pilihan varian tipe Redwood Deluxe yang sudah dilengkapi dengan fitur outdoor dining with innercourt yang akan membuat pengalaman baru bagi penghuninya ditawarkan dengan harga Rp879 juta” jelas Pranayogi.

Untuk menarik pembeli, selain memudahan cara bayar, CitraLand Puri Serang juga memberikan program menarik yaitu, smart front door lock system di setiap rumah, juga berikan fitur penjernih air Panasonic, fitur taman dan kanopi depan rumah.

“Selama masa pandemi sekarang ini, kesehatan adalah mutlak. Maka kami di CitraLand Puri Serang berusaha menyediakan hunian yang sehat. Caranya? Selain hunian kami yang di desain dengan memperhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami, serta menyediaan fitur kebutuhan air bersih bagi penghuninya,” ungkapnya.

 

https://ekonomi.bisnis.com/read/20210211/47/1355162/di-serang-rumah-harga-kisaran-segini-diminati-pembeli

Read more

Karyawan Bergaji Utuh Dorong Pasar Rumah Menengah Serang Kembali Tumbuh

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar rumah menengah dengan rentang harga Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar di Kota Serang, Banten, menjanjikan harapan lebih baik. Katalisator utama pasar rumah menengah ini adalah karyawan swasta, dan aparatur sipil negara (ASN) yang bergaji utuh alias tidak mengalami pemotongan selama masa Pandemi Covid-19. Selain mereka, profesional dan wiraswasta di bidang kelontong atau kebutuhan sehari-hari juga turut mendorong kembali tumbuhnya pasar rumah menengah. Project Manager CitraLand Puri Serang Georgius Pranayogi menjelaskan, karyawan swasta dan ASN khususnya yang tidak dipotong gajinya, memiliki kemampuan membeli rumah dengan skema KPR. "Sebagian besar berusia maksimal 40 tahun. Sementara untuk profesional, ada dokter dan dan wiraswasta yang tercatat sebagai nasabah bank penyalur KPR terkait," tutur Pranayogi dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (11/02/2021).

Kendati Kota Serang masih dalam status "oranye" pandemi Covid-19, namun masyarakat dapat beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga penjualan rumah sejumlah pengembang mulai kembali membaik. Hal ini dibuktikan oleh CitraLand Puri Serang yang telah terserap pasar sebanyak 25 unit pada Januari 2021. Oleh karena itu, Pranayogi optimistis, target penjualan tahun 2021 akan tumbuh 10-20 persen dibanding 2020. Rumah CitraLand Puri Serang yang paling diminati konsumen seharga Rp 700 juta-Rp 1 miliar dengan status siap huni atau ready stock. Karena itulah, Ciputra membangun tipe baru Redwood di Distrik Kayana yang dirancang dalam 2 , yaitu 3 kamar dengan ukuran 51/75 semi furnished, seharga Rp 779 juta, dan tipe Deluxe yang dilengkapi dining with innercourt dengan patokan Rp 879 juta. Selain kemudahan cara bayar, Ciputra memberikan fitur tambahan smart front door lock system di setiap rumah, penjernih air, taman, dan kanopi. “Selama masa pandemi sekarang ini, kesehatan adalah mutlak. Maka kami menyediakan hunian dengan memperhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami, serta menyediaan fitur kebutuhan air bersih bagi penghuninya,” tuntas Pranayogi.

https://properti.kompas.com/read/2021/02/11/153000721/karyawan-bergaji-utuh-dorong-pasar-rumah-menengah-serang-kembali-tumbuh

Read more

Rumah Harga di Bawah Rp1 Miliar di Kota Serang Semakin Berkembang

SERANG – Memasuki awal tahun 2021, pasar properti di segmen harga Rp500 juta hingga Rp1 miliar di Kota Serang menjanjikan harapan lebih baik.  Pasar perumahan kelas menengah harga di bawah Rp1 miliar mulai tumbuh. Pembelinya kebanyakan datang dari karyawan swasta, ASN (aparatur sipil negara), kaum profesional, dan wiraswasta (toko kelontong kebutuhan sehari-hari).

Hal itu diungkapkan Project Manager CitraLand Puri, Georgius Pranayogi. Menurutnya,  pada masa pandemi ini karyawan swasta dan ASN khususnya yang tidak ada pemotongan gaji, relatif memiliki kemampuan membeli rumah dengan skema KPR (kredit pemilikan rumah). Sebagian besar mereka masuk dalam golongan milenial (25 – 40 tahun).

Sementara profesional (terutama dokter) dan wiraswasta yang merupakan nasabah perbankan lebih diprioritaskan mendapatkan fasilitas KPR dari perbankan. Untuk wiraswasta, tentunya yang sudah punya fisik usaha dengan kategori “sehat”.

“Kami bersyukur Kota Serang seringnya berada di zona orange, sehingga masyarakat masih dapat beraktivitas meski terbatas dengan protokoler kesehatan. Di awal tahun ini penjualan rumah di CitraLand Puri Serang on target (mencapai target), sedikitnya kami sudah closing (menjual) 25 unit rumah di bulan Januari 2021,” kata Pranayogi dalam keterangan tertulis, Kamis (11/2)

Oleh karena itu, Pranayogi optimis marketing sales CitraLand Puri Serang tahun ini dapat tumbuh 10 – 20 persen dibanding tahun lalu. Apalagi kalau program vaksinasi Covid-19 sesuai target pemerintah.

Keyakinan Pranayogi ini dilandasi, di samping hingga saat ini masih merupakan perumahan kelas real estate terbaik di Kota Serang, juga karena brand Ciputra Group sebagai pengembang kredibel, huniannya sudah ramai dengan lingkungan berkualitas, serta pengembangan visi ke depan.

Perkembangan pembangunan kawasan CitraLand Puri Serang terus berjalan. Selain  pembangunan rumah dan pertumbuhan tingkat hunian yang berkembang, tahun 2021 ini management berencana merampungkan pembangunan Masjid Daarul Ayman.

Menurut Pranayogi, pasar perumahan menengah Serang di awal tahun ini cukup menjanjikan dan  respon pasar sangat baik, terutama untuk pembelian hunian di CitraLand Puri Serang. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya industri, baik skala nasional maupun internasional di sekitar Kota Serang.

Karena itu, lanjut dia, perumahan yang dibangun Ciputra Group saat ini menyediakan produk rumah ready stock tipe Redwood yang berada di Distrik Kayana.

“Tipe Redwood ready stock adalah rumah 2 lantai yang ditawarkan dalam 2 opsi, yaitu 3 kamar dengan luas tanah 75 m2, luas bangunan 51 m2, dan semi furnished, dijual di harga Rp779 juta. Ada pula pilihan varian tipe Redwood Deluxe yang sudah dilengkapi dengan fitur outdoor dining with innercourt yang akan membuat pengalaman baru bagi penghuninya ditawarkan dengan harga Rp879 juta,” ungkap Pranayogi.

Untuk menarik pembeli, selain memudahan cara bayar, CitraLand Puri Serang juga memberikan program menarik yaitu, Smart front door lock system di setiap rumah, juga berikan fitur penjernih air Panasonic, fitur taman dan kanopi depan rumah.

“Selama masa pandemi sekarang ini, kesehatan adalah mutlak. Maka kami di CitraLand Puri Serang berusaha menyediakan hunian yang sehat. Caranya? Selain hunian kami yang di desain dengan memperhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami, serta menyediaan fitur kebutuhan air bersih bagi penghuninya,” ungkapnya. (aas)

https://www.radarbanten.co.id/rumah-harga-di-bawah-rp1-miliar-di-kota-serang-semakin-berkembang/

 

Read more

Ciputra Grup Sukses Dongkrak Penjualan Lewat Strategi Online

Ilustrasi kawasan CitraLand Puri Serang.

SERANG-Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah kota di Indonesia memberi dampak kurang menguntungkan kepada sektor bisnis di segala bidang, termasuk sektor bisnis properti. Dalam kondisi seperti ini, sebagian konsumen menunda pembelian rumah, ditambah lagi adanya pembatasan mobilitas sehingga kunjungan ke proyek (perumahan) menurun drastis.

Namun bukan pengusaha (pengembang) namanya kalau tidak dapat temukan opportunity di balik krisis. Beberapa proyek perumahan masih tetap eksis memasarkan produk-produknya di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya adalah proyek Grup Ciputra, CitraLand Puri, Serang, yang di kwartal pertama 2020 ini penjualannya masih on target.

Direktur Grup Ciputra Johan Giam mengatakan, meski Kota Serang tidak menempuh kebijakan PSBB, namun jalur-jalur utama dijadikan titik check point yang bisa menghambat calon pembeli berkunjung ke proyek.

“Karena itu, di masa pandemi Covid-19, CitraLand Puri melakukan strategi marketing kunjungan ke proyek bisa melalui online, seperti video call dan live streaming. Sementara promosi lebih intens lewat media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan Youtube,” ungkap Johan, Jumat (29/5), dikutip dari siaran pers.

Strategi marketing dan promosi melalui dunia maya ini, kata Johan, cukup efektif dan efisien. Hasilnya, dalam kurun waktu Januari – Mei 2020 CitraLand Puri berhasil menjual 65 unit rumah, yang 40 persennya merupakan tipe besar yang harganya di atas Rp1 miliar.

Project Manager CitraLand Puri, Georgius Pranayogi menyatakan, stabilnya penjualan rumah di Kota Serang disebabkan beberapa faktor, antara lain kebutuhan rumah untuk dipakai sendiri (end-user) masih sangat tinggi, menariknya promo yang ditawarkan pengembang di masa pandemi, dan keyakinan investor bahwa beli properti sekarang sangat menguntungkan.

“Selain itu, adanya repeat order oleh penghuni yang merasa betah tinggal di lingkungan CitraLand Puri yang aman dan nyaman. Ketika ekonominya meningkat, mereka mengajak keluarganya untuk tinggal satu kawasan,” ujar Pranayogi.

Tipe rumah menengah yang cukup laris diminati konsumen, kata Pranayogi, tipe Montana yang terdiri dari tiga pilihan, yaitu 22/60 (LT/LB), 30/60, dan 36/72, harga mulai Rp200 jutaan. Sedangkan tipe dua lantai adalah bangunan dengan luas 234 m2 adalah tipe Ventura harga mulai Rp1 miliar dengan luas bangunan 70 m2 .

“Tipe Montana membidik segmen keluarga muda dan milenial yang sedang mencari rumah pertama mereka. Karena itu, harga yang ditawarkan mulai dari Rp200 jutaan, dengan estimasi cicilan KPR (kredit pemilikan rumah,red) sekitar Rp2 juta – Rp3 juta per bulan,” jelasnya.

Untuk menarik minat konsumen lebih besar, saat ini CitraLand Puri Serang memberikan banyak promo terutama pembelian rumah tipe Ventura, yaitu water purification system, solar water heater & solar cell system, smart front door lock system, benefit tambahan berupa taman, dan kanopi sudah termasuk di dalamnya. Sedangkan untuk tipe Montana terdapat promo uang muka bayar suka suka sampai enam kali, free biaya KPR sampai dengan Rp10 juta,

CitraLand Puri saat ini yang memiliki luas lahan 60 hektare berada di lokasi strategis, Jalan Lingkar Selatan, Ciracas, Kota Serang. CitraLand Puri akan dilengkapi fasilitas lingkungan, seperti family club, urban lifestyle center, dan sarana ibadah. Untuk sarana ibadah ini akan dibangun di semester kedua tahun ini. Di area setiap cluster pengembang juga melengkapi kawasan hijau, spot-spot taman tematik yang tertata, serta keamanan satu pintu yang dijaga selama 24 jam serta didukung CCTV. (aas).

Read more

Penjualan Perumahan CitraLand Puri, Serang Masih Sesuai Target

Pada masa pandemi Covid-19, CitraLand Puri melakukan strategi pemasaran kunjungan ke proyek bisa melalui online, seperti video call dan live streaming.

 

Bisnis.com, JAKARTA — Kebijakan pembatasan sosial berskala besar di sejumlah kota di Indonesia memberi dampak kurang menguntungkan kepada sektor bisnis di segala bidang, termasuk sektor bisnis properti.

Dalam kondisi seperti ini, sebagian konsumen menunda pembelian rumah, ditambah lagi adanya pembatasan mobilitas sehingga kunjungan ke proyek perumahan menurun drastis.

Namun, beberapa pengembang proyek perumahan masih tetap eksis memasarkan produk-produknya di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya adalah proyek Grup Ciputra, CitraLand Puri, Serang, Banten, yang pada kuartal pertama 2020 ini penjualannya masih sesuai dengan target.

Direktur Grup Ciputra Johan Giam mengatakan bahwa meski Kota Serang tidak menempuh kebijakan PSBB, tetapi jalur-jalur utama dijadikan titik check point yang bisa menghambat calon pembeli berkunjung ke proyek.

“Oleh karena itu, pada masa pandemi Covid-19, CitraLand Puri melakukan strategi marketing kunjungan ke proyek bisa melalui online, seperti video call dan live streaming. Sementara promosi lebih intens lewat media sosial [Facebook, Instagram, dan Youtube],” kata Johan melalui siaran pers, Jumat (29/5/2020).

Strategi pemasaran dan promosi melalui dunia maya ini, tuturnya, cukup efektif dan efisien. Hasilnya, dalam kurun waktu Januari—Mei 2020 CitraLand Puri berhasil menjual 65 unit rumah dengan 40 persen merupakan tipe besar yang harganya di atas Rp1 miliar.

Project Manager CitraLand Puri Georgius Pranayogi menyatakan bahwa stabilnya penjualan rumah di Kota Serang disebabkan beberapa faktor, di antaranya kebutuhan rumah untuk dipakai sendiri (end-user) masih sangat tinggi, menariknya promo yang ditawarkan pengembang pada masa pandemi, dan keyakinan investor bahwa membeli properti sekarang sangat menguntungkan.

“Selain itu, adanya repeat order oleh penghuni yang merasa betah tinggal di lingkungan CitraLand Puri yang aman dan nyaman. Ketika ekonominya meningkat, mereka mengajak keluarganya untuk tinggal satu kawasan,” ujar Pranayogi.

Tipe rumah menengah yang cukup laris diminati konsumen, ungkap Pranayogi adalah tipe Montana yang terdiri atas tiga pilihan, yaitu 22/60 (luas tanah/luas bangunan), 30/60, dan 36/72, harga mulai Rp200 jutaan, sedangkan tipe  dua lantai adalah bangunan dengan luas 234 meter persegi adalah tipe Ventura harga mulai Rp1 miliar dengan luas bangunan 70 meter persegi.      

“Tipe Montana membidik segmen keluarga muda dan milenial yang sedang mencari rumah pertama mereka. Oleh karena itu, harga yang ditawarkan mulai dari Rp200 jutaan, dengan estimasi cicilan KPR [kredit pemilikan rumah] sekitar Rp2 juta–Rp3 juta per bulan.”

Untuk menarik minat konsumen lebih besar, saat ini CitraLand Puri Serang memberi banyak promo terutama pembelian rumah tipe Ventura seperti water purification system, solar water heater & solar cell system, smart front door lock system, benefit tambahan berupa taman, dan kanopi sudah termasuk di dalamnya.

Sementara itu, untuk tipe Montana terdapat promo uang muka bayar suka-suka sampai enam kali, gratis biaya KPR sampai dengan 10 juta.

CitraLand Puri saat ini yang memiliki luas lahan 60 hektare berada di lokasi strategis di Kota Serang.

Read more

Genjot Penjualan Proyek Serang, Ciputra Fokus Pemasaran "Online"

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Ciputra Group Johan Giam mengatakan, strategi pemasaran melalui daring dinilai cukup efektif dan efisien dalam penjualan proyek perumahaan. Strategi ini pun akan terus dikembangkan untuk menggenjot penjualan perumahan CitraLand Puri Serang, Banten.    “Pada masa pandemi Covid-19 ini, kami menerapkan strategi pemasaran kunjungan ke proyek secara daring, seperti video call dan live streaming. Sementara, promosi lebih intens dilakukan lewat media sosial (Facebook, Instagram, dan Youtube),” ungkap Johan melalui siaran pers, Jumat (29/5/2020). Hal ini dibuktikan dengan catatan pada Januari hingga Mei 2020, Ciputra membukukan penjualan 65 rumah. Sejumlah 40 persen di antaranya merupakan rumah dengan harga di atas Rp 1 miliar.

Sementara 60 persen lainnya merupakan tipe menengah ke bawah seperti tipe Montana yang terdiri dari tiga pilihan, yaitu ukuran 22/60, 30/60, dan 36/72 dengan harga mulai dari Rp 200 jutaan. Sedangkan tipe lain yang ditawarkan adalah Ventura (70/234) yang terdiri dari dua lantai seharga Rp 1 miliar. Project Manager CitraLand Puri Georgius Pranayogi menambahkan, stabilitas penjualan rumah di Kota Serang dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya permintaan yang terus tumbuh terutama dari pasar end-user, beragam promo yang ditawarkan pengembang selama masa pandemi, dan prospek investasi properti yang masih dianggap menguntungkan. Pranayogi mengungkapkan, ada beberapa pembeli yang memesan ulang karena merasa nyaman tinggal di kompleks perumahan tersebut. Saat ini, Ciputra sedang mempersiapkan pembangunan sarana ibadah yang akan direalisasikan pada semester kedua tahun ini. Pengembang juga melengkapi perumahan ini dengan kawasan hijau, spot-spot taman tematik, serta keamanan satu pintu yang dijaga selama 24 jam dan CCTV di setiap klaster. Proyek CitraLand Puri dikembangkan di atas lahan seluas 60 hektar yang berada di Jalan Raya Lingkar Selatan, Ciracas, Serang, Banten.

Read more

CitraLand Puri Serang Optimistis Pasar Properti Serang Tumbuh

SERANG – Pasar properti di Kota Serang, khususnya di subsektor residensial segmen menengah atas, pada tahun 2019 mengalami pertumbuhan. CitraLand Puri Serang yang berada di segmen itu optimitis pada tahun 2020 pasarnya akan terus tumbuh.

Potensi pasar properti diprediksi akan terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan industri baru di zona industri Serang Barat dan Serang Timur, serta keberadaan ribuan aparatur sipil negara (ASN) dari tiga pemerintahan, yaitu Pemprov Banten, Pemkab Serang, serta Pemkot Serang, yang diyakini sebagai pasar pemikat dari kota berpenduduk sekitar 600 ribu jiwa tersebut.

Read more

CitraLand Puri Serang optimistis pasar properti Serang cerah tahun ini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar properti di Kota Serang, khususnya di subsektor residensial segmen menengah atas masih tumbuh pada tahun 2019. Hal itu tidak terlepas dari letaknya yang strategis karena satu-satunya gerbang utama yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa.

Pengembang melihat potensi pasar pada tahun 2020 ini akan terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan industri baru di Zona Industri Serang Barat dan Zona Industri Serang Timur, serta keberadaan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari tiga pemerintahan, yaitu Pemprov Banten, Pemkab Serang, serta Pemkot Serang.

Read more

2020, Pertumbuhan Pasar Residensial di Serang Diyakini Berlanjut

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar properti di Kota Serang, Banten, khususnya di subsektor residensial segmen menengah atas pada 2019 mengalami pertumbuhan cukup signifikan.

Hal ini tak terlepas dari letaknya yang strategis dan merupakan satu-satunya gerbang utama yang menghubungkan antara Pulau Sumatra dan Pulau Jawa sehingga menjadikan Serang sebagai salah satu kawasan bisnis paling menjanjikan.

Oleh karena itu, pengembang memprediksi potensi pasar properti pada tahun ini diprediksi terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan industri baru di Zona Industri Serang Barat dan Zona Industri Serang Timur, serta keberadaan ribuan aparatur sipil negara dari tiga pemerintahan, yaitu Pemprov Banten, Pemkab Serang, serta Pemkot Serang.

Read more